-->

Notification

×

Adhyaksa 610 Nasional Bantu Warga Terdampak Bencana di NTT

Kamis, Agustus 27, 2026 | 19:49 WIB | 2026-08-27T12:49:49Z

Bantuan logistik untuk warga terdampak bencana alam di NTT (Istimewa Fakta Khatulistiwa)

Fakta Khatulistiwa – Kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana kembali diwujudkan oleh Angkatan 610 Nasional Kejaksaan melalui aksi kemanusiaan bertajuk “610 Adhyaksa Peduli Gempa NTT”.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Negeri Sikka, Fajrin Irwan Nurmansyah, S.H., M.H., dengan menyalurkan bantuan logistik dan air bersih kepada warga terdampak gempa bumi di Dusun Magelo’o dan Dusun Koro, Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (27/8/2026).

Aksi sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian Angkatan 610 Nasional Kejaksaan terhadap masyarakat yang masih menghadapi dampak bencana gempa bumi yang mengguncang wilayah Laut Flores pada 15 Agustus 2026.

Salurkan 12.000 Liter Air Bersih

Untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga yang mengungsi, tim 610 Adhyaksa Peduli Gempa NTT mengerahkan satu truk logistik dan dua truk tangki air bersih dengan total kapasitas 12.000 liter air.

Selain air bersih, bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok, makanan, nutrisi anak, serta perlengkapan sanitasi.

Bantuan tersebut terdiri atas 40 karung beras, 40 dus air mineral, dan 40 dus Pop Mie. Untuk kebutuhan nutrisi dan makanan ringan, tim juga membawa 3 dus Energen, 3 dus susu Indomilk, 4 dus susu bayi, 4 dus biskuit, 4 dus wafer, 5 dus makanan ringan anak, serta 2 ball snack.

Sementara untuk kebutuhan kebersihan dan sanitasi, disalurkan pula 3 dus pembalut dan 4 dus popok bayi (diapers).

Bantuan logistik untuk warga terdampak bencana di NTT (Fakta Khatulistiwa)

Bantuan Menjangkau Posko Pengungsian Mandiri

Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung ke sejumlah titik pengungsian yang didirikan secara mandiri oleh masyarakat.


Berdasarkan data lapangan, terdapat beberapa titik tenda darurat yang menjadi lokasi penanganan, yakni:

  1. Titik Ndete arah Mangrove: 3 tenda, mencakup 22 KK atau 88 jiwa.
  2. Lapangan Bola Kaki Ndete: 13 tenda, mencakup 72 KK atau 308 jiwa.
  3. Kompleks SD Inpres Magelo’o: 4 tenda, mencakup 18 KK atau 60 jiwa.


Selain menyalurkan bantuan, Fajrin Irwan Nurmansyah bersama perwakilan Angkatan 610 Nasional Kejaksaan juga melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi rumah-rumah warga yang terdampak gempa.

Hasil pemantauan kondisi fisik di lapangan selanjutnya akan dikoordinasikan dengan BPBD Kabupaten Sikka untuk mendapatkan penanganan dan tindak lanjut sesuai kebutuhan masyarakat.


Warga Sambut Haru Bantuan

Kedatangan tim kemanusiaan disambut haru dan rasa syukur oleh masyarakat. Bantuan air bersih menjadi salah satu kebutuhan penting bagi warga yang masih bertahan di lokasi pengungsian.


Kondisi tersebut semakin penting mengingat sejumlah lokasi pengungsian mandiri belum sepenuhnya tersentuh bantuan pemerintah sebelumnya.


Melalui aksi “610 Adhyaksa Peduli Gempa NTT”, Angkatan 610 Nasional Kejaksaan berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus memberikan dukungan moral bagi para korban agar tetap kuat menghadapi situasi pascabencana.


Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk nyata semangat Adhyaksa Peduli, bahwa kehadiran insan Kejaksaan tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah. (Yudh)

×
Berita Terbaru Update